
Marc Marquez juara di MotoGP Aragon (Foto: Dan Istitene/Getty Images)
Alcaniz - Meski tidak nyaman dengan motornya, Marc Marquez tetap
ngotot ingin menang di MotoGP Aragon. Marquez termotivasi untuk juara di
hadapan pendukungnya sendiri.
Marquez memulai balapan di Sirkuit Aragon, Minggu (23/9/2017) malam WIB,
dari posisi kelima. Tapi rider Repsol Honda itu mampu melewati
pebalap-pebalap di depannya hingga finis pertama.
Sepanjang balapan, Marquez mengaku sempat tidak nyaman dengan
motornya. Dia pun sempat berpikir untuk main aman dengan mengincar finis
di zona podium.
Tapi, bukan Marquez namanya jika tak mengambil risiko. Dia terus menekan
dan memilih untuk tampil habis-habisan untuk finis terdepan.
"Fakta
bahwa saya membalap di salah satu sirkuit favorit saya di kandang
sendiri memberi saya motivasi ekstra untuk terus menekan sepanjang
balapan," Marquez mengatakan seperti dilansir Autosport.
"Ketika
saya mengejar Lorenzo lagi saya bilang 'oke sekarang waktunya menekan,
waktunya menjaga kecepatan' karena saya lihat Dani (Pedrosa) semakin
cepat dan cepat," Marquez melanjutkan.
"Di dalam pikiran saya ada
satu hal yang saya pikirkan 'perasaannya tidak bagus, kita harus
menyelesaikan balapan'. Tapi sisi lain dalam diri saya berkata 'di
balapan kandang kamu harus mencoba, kamu harus menyerang', dan kami
melakukannya."
"Saya menghadapi balapan dengan mental untuk menang, saya tidak memulai dengan mental untuk finis kedua atau ketiga," katanya.
Kemenangan
di MotoGP Aragon memantapkan posisi Marquez di puncak klasemen pebalap
dengan 224 poin, unggul 16 angka dari Andrea Dovizioso.
Sumber : https://sport.detik.com/
ADS HERE !!!