Alcaniz - Hanya 22 hari setelah mengalami patah tulang di kaki
kanannya, Valentino Rossi kembali menunggangi motor MotoGP. Bagaimana
rasanya, Rossi?
Rossi awalnya diprediksi butuh waktu 30-40 hari
untuk memulihkan diri usai mengalami kecelakaan motocross pada 31
Agustus lalu. Gara-gara kecelakaan tersebut, Rossi menderita patah
tulang tibia dan fibula di kaki kanannya.
Akan tetapi, proses
penyembuhan Rossi ternyata berjalan lebih cepat dari perkiraan. Rossi
sudah menunggangi motor Superbike YZF-R1M dalam tes privat di Misano
pada awal pekan ini.
Berselang beberapa hari, Rossi kembali ke atas motor YZR-M1 dalam dua
sesi latihan bebas MotoGP Aragon, Jumat (22/9/2017). Dalam kondisi trek
yang lembap, pebalap Italia itu menempati posisi ke-18 di latihan
pertama dan posisi ke-20 di latihan kedua.
Rossi mengaku tak
merasakan kendala berarti saat menunggangi motornya. Namun, dia juga
terbantu oleh kondisi trek yang lembap pada latihan bebas pertama dan
kedua.
Oleh karena itu, Rossi mengharapkan kondisi trek kering
pada Sabtu (23/9) dan Minggu (24/9). Dalam kondisi kering, tantangan
yang dia hadapi makin berat, tapi dia juga bisa menguji kesiapannya
untuk menghadapi balapan.
"Saya cukup senang karena saya merasa
nyaman di atas motor. Saya sudah merasa enak sejak pagi ini dan juga
karena kaki berada dalam kondisi baik setelah dua sesi latihan, saya tak
terlalu merasakan sakit," ungkap Rossi yang dikutip
Crash.net."Di
atas trek basah, tentu saja secara fisik itu jauh lebih mudah. Jadi,
itu bisa membantu saya untuk memulai akhir pekan. Tapi, di sisi lain,
itu lebih berbahaya, lebih gampang membuat kesalahan kecil dan
crash.
Jadi, saya harus selalu mengendarai motor dengan sedikit margin. Dari
beberapa sudut pandang, lebih baik (di atas trek basah), tapi dari sudut
pandang yang lain itu lebih buruk, karena Anda harus selalu waspada."
"Kami
mengharapkan kondisi kering untuk Sabtu dan Minggu, dan mungkin mulai
besok (Sabtu) kami juga bisa mengatur setelan motor dan berusaha
memahami level kami."
"Kalau basah, saya tak punya masalah
tertentu (untuk menjalani balapan). Tentunya dalam kondisi kering, itu
jauh lebih menantang, untuk kaki dan juga untuk anggota tubuh yang
lainnya. Karena apa yang saya dapatkan di Misano (dalam tes dengan motor
Superbike) adalah lengan yang bekerja lebih keras, bahu juga, karena
saat mengerem saya tak punya tenaga di kaki untuk mengerem motor. Jadi,
itu sedikit lebih menantang."
"Hal lainnya adalah dalam kondisi
kering, Anda harus bergerak di atas motor dari satu sisi ke sisi
lainnya, dan juga ketika Anda sepenuhnya miring (ketika menikung), Anda
berada sedikit lebih jauh dari motor. Dan saya tak terlalu memahami ini
dengan R1, karena R1 lebih mirip motor normal, seperti M1 di atas
kondisi basah. Tapi, dengan M1 di atas kondisi kering, Anda harus tetap
berada lebih jauh dari motor. Jadi, dengan kondisi ini, tak ada masalah,
tapi kami harus menunggu sampai besok (Sabtu) untuk menunggu kondisi
kering."
"Hari ini kami mencoba pijakan kaki yang lebih rendah
agar punya ruang lebih besar. Jika besok saya mampu, saya ingin mencoba
setelan normal," kata Rossi.